Kematian seorang anak SD berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), benar-benar menghentak nurani publik. Peristiwa ini bukan sekadar tragedi keluarga, melainkan potret telanjang tentang kemiskinan struktural dan absennya negara dalam melindungi warganya yang paling rentan. YBR berasal dari keluarga miskin. Ibunya seorang janda yang bekerja sebagai petani dan buruh serabutan, menanggung lima anak dengan penghasilan yang nyaris tidak menentu.
Kumparan
News
•Kasus Anak SD Bunuh Diri: Tamparan bagi Negara

KH Anwar Abbas
Kumparan

Baca Selengkapnya
Artikel ini adalah ringkasan. Untuk detail lengkap dan berita mendalam, kunjungi website resmi Kumparan.
Buka di KumparanBerita Terpopuler Lainnya
Lihat Semua →
Kumparan•
Diberi iPhone 17 Pro Max, Kapolres Tangsel Langsung Lapor Gratifikasi ke KPK

Kumparan•
Mobil Mercy Terbakar di Lingkar Nagreg Bandung, Pengemudi Tewas

Kumparan•
Piala Asia Futsal: Kalah Adu Penalti dari Iran, Indonesia Jadi Runner Up

Kumparan•
Prabowo Tiba di Malang, Akan Hadiri Peringatan Harlah 1 Abad NU Besok

Kumparan•
KPK Langsung Tahan Bos PT BR yang Sempat Kabur saat OTT

Kumparan•
WN India Buka Markas Judol di Bali, Omzetnya Rp 8 Miliar per Bulan